BANDA ACEH – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Safrizal, S.STP., M.Ec.Dev., bertindak sebagai Pembina Apel Pagi rutin, Senin (21/9/26) di halaman Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh.
Apel pagi yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh seluruh pejabat eselon III, eselon IV, fungsional, staf ASN dan tenaga kontrak di lingkungan DKP Aceh.
Dalam amanatnya, Kadis DKP Aceh menyampaikan beberapa poin penting dan strategis yang menjadi perhatian dan harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh bidang:
1. Surveilan Komite Akreditasi Nasional (KAN) di Laboratorium Perikanan.
Safrizal mengingatkan agar seluruh tim laboratorium mempersiapkan diri dengan maksimal menghadapi kegiatan Surveilan KAN. Akreditasi laboratorium merupakan kunci untuk menjaga mutu, kepercayaan, dan daya saing hasil perikanan Aceh. Ia meminta agar dokumen, peralatan, dan SOP dipastikan lengkap dan sesuai standar.
2. Penjemputan 13 Nelayan Aceh yang Ditahan di Thailand.
Pemerintah Aceh melalui DKP Aceh terus berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Luar Negeri dan pihak terkait untuk proses pemulangan 13 nelayan asal Aceh yang ditahan oleh otoritas Thailand. Kadis meminta bidang terkait untuk menyiapkan data dan langkah pendampingan secara komprehensif agar proses pemulangan berjalan lancar dan nelayan dapat kembali berkumpul dengan keluarga.
3. Percepatan Realisasi Program dan Kegiatan Akhir Tahun.
Memasuki triwulan akhir, Safrizal menekankan pentingnya percepatan realisasi fisik dan keuangan. Seluruh Kepala Bidang diminta untuk segera melakukan evaluasi capaian, mempercepat proses administrasi, serta memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan dengan tetap memperhatikan ketentuan, akuntabilitas, dan prosedur yang berlaku.
4. Persiapan Penilaian Keterbukaan Informasi Publik.
Terkait komitmen transparansi, DKP Aceh terus mempersiapkan diri menghadapi penilaian keterbukaan informasi publik. Kadis meminta PPID dan seluruh bidang untuk aktif melengkapi data dan informasi publik yang mudah diakses masyarakat.
Menutup amanatnya, Safrizal mengajak seluruh jajaran untuk menjaga kekompakan, disiplin, dan etos kerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kelautan dan perikanan Aceh.
“Apel pagi bukan sekadar rutinitas, tapi momentum untuk menyatukan semangat dan komitmen kita dalam membangun sektor kelautan dan perikanan Aceh yang maju dan sejahtera,” tegasnya.
Apel pagi diakhiri dengan doa bersama untuk kelancaran seluruh program kerja DKP Aceh.