Pidie Jaya — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kelompok 57 Universitas Syiah Kuala menggelar kegiatan sosialisasi mengenai pentingnya Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) yang sehat dan bergizi seimbang. Kegiatan ini dilaksanakan di Gampong Masjid Ulim Tunong, Sabtu (11/7/26).
Sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pemberian MPASI yang tepat sejak usia 6 bulan.
Antusiasme warga terlihat dari tingginya kehadiran para ibu di Gampong Masjid Ulim Tunong pada kegiatan tersebut. Materi disampaikan langsung oleh Muhammad Aditya Faiz dari Fakultas Kedokteran USK.
Dalam pemaparannya, Aditya menjelaskan bahwa MPASI bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan energi anak yang meningkat setelah 6 bulan. Lebih dari itu, MPASI penting untuk pemenuhan zat gizi penunjang tumbuh kembang optimal.
"Pemilihan bahan makanan, tekstur, porsi, frekuensi, serta keberagaman makanan perlu diperhatikan agar kebutuhan nutrisi anak dapat terpenuhi dengan baik," ujarnya.
Ia menekankan pentingnya Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Masa ini dihitung sejak kehamilan hingga anak berusia 2 tahun.
Menurutnya, pemenuhan gizi optimal pada periode ini dapat mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta kesehatan anak di masa mendatang.
"Oleh karena itu, pengetahuan mengenai pemberian MPASI yang sehat, aman, dan bergizi seimbang perlu dimiliki oleh orang tua sebagai salah satu upaya mendukung tumbuh kembang anak secara optimal," tambahnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN 57 berharap masyarakat Gampong Masjid Ulim Tunong, khususnya para ibu, dapat lebih memahami pentingnya MPASI sehat dan bergizi seimbang.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam upaya pencegahan stunting di lingkungan gampong.