BANDA ACEH — Aksi berbeda ditunjukkan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin. Ia turun langsung sebagai penjaga gawang membela Dayah FC pada babak 16 besar AMM Championship 2026 melawan Brother FC, di Lapangan Futsal Fourgee Mini Soccer, Banda Aceh, Selasa (21/7/26).
Meski Dayah FC harus terhenti di babak tersebut, kehadiran Muhsin di lapangan mendapat apresiasi tinggi dari Ketua DPP Aneuk Muda Mualem (AMM), Novtrianda.
Menurut Novtrianda, partisipasi orang nomor satu di Dinas Dayah Aceh itu menjadi teladan kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat dan generasi muda.
"Kami mengapresiasi Bapak Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh yang tidak hanya mengirimkan tim, tetapi juga ikut bermain sebagai penjaga gawang. Ini menjadi contoh bahwa pemimpin bisa hadir tanpa sekat dan membangun kedekatan dengan generasi muda," ujar Novtrianda.
Ia menilai sikap tersebut mencerminkan kepemimpinan yang rendah hati dan membumi. Seorang pemimpin tidak hanya memberi dukungan, tetapi juga ikut merasakan semangat kebersamaan.
Muhsin sendiri mengatakan keikutsertaannya adalah bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang mempererat silaturahmi antarlembaga dan masyarakat.
"Dalam olahraga menang atau kalah adalah hal biasa. Yang lebih penting adalah kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi yang terjalin. Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi wadah mempererat persaudaraan dan membangun generasi muda Aceh yang sehat, kompak, dan berprestasi," kata Muhsin.
Turnamen yang digelar AMM ini tidak hanya menghadirkan persaingan di atas lapangan, tetapi juga memperkuat *kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda* melalui semangat olahraga yang menjunjung tinggi kebersamaan.