Kedah, Malaysia — Rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Internasional Universitas Iskandar Muda (Unida) di kawasan Asia Tenggara ditutup dengan momentum penuh makna. Sebanyak 53 mahasiswa KKM Internasional Unida menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar masyarakat Aceh di Meunasah Acheh, Gampong Acheh, Yan, Kedah, Malaysia, Selasa (25/8/2026).
Kehadiran mahasiswa Unida dalam peringatan Maulid tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian pengabdian internasional sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk mengenal kehidupan, tradisi, dan budaya masyarakat Aceh yang telah berakar kuat di Malaysia.
Gampong Acheh, Yan, merupakan salah satu kawasan di Kedah yang telah dihuni oleh masyarakat Aceh sejak ratusan tahun lalu. Hingga saat ini, masyarakat keturunan Aceh di kawasan tersebut masih mempertahankan berbagai tradisi dan nilai keislaman yang diwariskan oleh generasi terdahulu.
Salah satu tradisi yang terus dijaga adalah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Setiap tahun, masyarakat setempat menjadikan peringatan Maulid bukan hanya sebagai momentum untuk mengenang keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan menjaga ikatan kekeluargaan masyarakat Aceh di perantauan.
Meskipun pelaksanaan Maulid tahun ini tidak sebesar Maulid Akbar yang digelar pada tahun sebelumnya, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Sebanyak tujuh ekor kambing berukuran jumbo disembelih untuk kemudian dinikmati bersama oleh masyarakat Aceh di sekitar Gampong Acheh dan 53 mahasiswa KKM Internasional Unida.
“Meskipun bukan Maulid Akbar seperti tahun sebelumnya, kemarin (25/8/2026) di Meunasah Acheh Yan Kedah dipotong tujuh ekor kambing ukuran jumbo yang dinikmati warga Aceh sekitar dan 53 mahasiswa KKM Unida,” ujar tokoh masyarakat setempat, Cek Gu Abdurrahman, didampingi Presiden Ikatan Masyarakat Aceh Malaysia, Jazni Gani.
Tradisi makan bersama tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Mahasiswa Unida berbaur dengan masyarakat, sehingga tercipta interaksi yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami secara lebih dekat kehidupan masyarakat Aceh yang telah lama menetap di Malaysia.
Pada malam harinya, rangkaian peringatan Maulid dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz Cekgu H. Zaini, warga Aceh yang menetap di Malaysia. Kehadiran tokoh agama dan masyarakat dalam kegiatan tersebut semakin memperkuat nuansa keislaman dan kekeluargaan yang menjadi ciri khas masyarakat Aceh di Gampong Acheh.
Bagi mahasiswa KKM Internasional Unida, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari proses pembelajaran di luar kampus. Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan mahasiswa pada kehidupan masyarakat Aceh di luar negeri, tetapi juga membuka ruang bagi mereka untuk melihat secara langsung bagaimana identitas budaya, nilai keislaman, dan tradisi Aceh tetap dipertahankan meskipun berada jauh dari tanah kelahiran.
Rektor Unida, Prof. Dr. Syafei Ibrahim, turut memimpin langsung pelaksanaan KKM Internasional yang diikuti 53 mahasiswa tersebut. Sebelum menghadiri peringatan Maulid di Gampong Acheh, para mahasiswa telah melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian selama lebih dari dua pekan di sejumlah wilayah Thailand Selatan, meliputi Yala, Pattani, dan Narathiwat.
Kegiatan KKM Internasional tersebut turut didampingi M. Nur, M.I.Kom., dan Riantofani, M.Si., selaku koordinator, Dr. Bustamam Ali dari yayasan, serta Hamdani selaku Koordinator Kampus Alam Lamteuba. Turut mendampingi mahasiswa, Helmi Suardi, M.Ed., sebagai dosen pendamping dan Mustafa Kamal sebagai staf.
Rangkaian KKM Internasional Unida menjadi salah satu bentuk nyata komitmen perguruan tinggi dalam memberikan pengalaman pengabdian yang lebih luas kepada mahasiswa. Dengan terjun langsung ke tengah masyarakat di kawasan Asia Tenggara, mahasiswa tidak hanya belajar mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga membangun kemampuan komunikasi, kepedulian sosial, serta pemahaman terhadap keberagaman budaya dan kehidupan masyarakat lintas negara.
Lebih dari sekadar kegiatan akademik, kehadiran mahasiswa Unida dalam peringatan Maulid Nabi di Gampong Acheh Yan juga menjadi jembatan silaturahmi antara perguruan tinggi dengan masyarakat Aceh di perantauan.
Momentum tersebut memperlihatkan bahwa nilai-nilai keislaman dan budaya Aceh mampu menjadi pengikat masyarakat lintas generasi dan lintas negara. Melalui KKM Internasional, Unida turut mengambil bagian dalam memperkuat hubungan silaturahmi, memperluas jejaring kemasyarakatan, serta memperkenalkan kontribusi mahasiswa Indonesia di tengah masyarakat internasional.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan tersebut, 53 mahasiswa KKM Internasional Unida diharapkan membawa pulang tidak hanya pengalaman pengabdian, tetapi juga pelajaran berharga tentang pentingnya menjaga identitas, tradisi, persaudaraan, dan nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan masyarakat global.