-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

53 Mahasiswa Unida Lanjutkan KKM Internasional ke Thailand Selatan, Perkuat Pengabdian dan Promosi Budaya Aceh

Jumat, 28 Agustus 2026 | Agustus 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-28T04:38:47Z
Yala, Thailand — Setelah sukses melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Internasional di Kampong Acheh, Yan, Kedah, Malaysia, sebanyak 53 mahasiswa Universitas Iskandar Muda (Unida) Banda Aceh melanjutkan rangkaian pengabdian internasional ke Thailand Selatan.

Mahasiswa yang berasal dari berbagai program studi tersebut ditempatkan di sejumlah pesantren, sekolah, dan desa di tiga wilayah Thailand Selatan, yakni Pattani, Narathiwat, dan Yala. Penyerahan mahasiswa kepada pimpinan pesantren dan sekolah berlangsung pada Senin (17/8/2026) di Aula Gedung Cempaka, Yala.

Koordinator KKM Internasional Unida, M. Nur, S.I.Kom., M.I.Kom., dan Riantofani, M.Si., menjelaskan bahwa selama berada di Thailand Selatan, mahasiswa akan terlibat secara langsung dalam berbagai kegiatan pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

Program tersebut dirancang agar mahasiswa tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi pengabdian.

Rektor Unida, Prof. Dr. Syafei Ibrahim, yang turut mengikuti kegiatan tersebut, mengatakan mahasiswa akan ditempatkan selama lebih dari sepekan di sejumlah sekolah, pesantren, dan desa yang tersebar di tiga provinsi Thailand Selatan.

“Mahasiswa akan memberikan bantuan keterampilan serta memperkenalkan kearifan lokal kepada masyarakat dan peserta didik di berbagai jenjang pendidikan,” ujar Syafei Ibrahim.

Selain melaksanakan kegiatan pendidikan, mahasiswa juga diwajibkan mengikuti berbagai kegiatan sosial, antara lain bakti sosial, pendampingan anak-anak dalam kegiatan baca tulis dan pengajian, serta memberikan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Menurut Prof. Syafei Ibrahim, M.Si kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus mengembangkan kepedulian sosial dan kemampuan beradaptasi di lingkungan internasional.

Tidak hanya berfokus pada kegiatan pendidikan dan sosial, KKM Internasional Unida juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya Aceh kepada masyarakat Thailand Selatan.

Sebagai penutup rangkaian KKM Internasional, mahasiswa Unida dijadwalkan menggelar pentas seni tradisional Aceh. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang pertukaran budaya sekaligus memperkenalkan seni dan tradisi Aceh kepada masyarakat setempat.

Pentas seni tersebut juga akan menjadi momentum silaturahmi dengan para alumni program sarjana dan pascasarjana Unida yang saat ini berada di Thailand Selatan.

Kehadiran para alumni diharapkan dapat memperkuat jejaring Unida di tingkat internasional sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi, alumni, dan masyarakat di kawasan tersebut.

Dalam pelaksanaan KKM Internasional tersebut, Rektor Unida Prof. Dr. Syafei Ibrahim turut didampingi unsur pimpinan Yayasan Unida, Dr. Bustamam Ali, serta Koordinator Kampus Alam Unida Lamteuba, Hamdani, S.Pd.

Pelaksanaan KKM Internasional di Thailand Selatan menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa Unida untuk belajar secara langsung di tengah masyarakat dengan latar sosial, budaya, dan lingkungan yang berbeda.

Melalui interaksi dengan peserta didik, guru, tokoh masyarakat, pengelola pesantren, dan warga setempat, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, serta pemecahan masalah di lapangan.

Pada saat yang sama, kehadiran mahasiswa Indonesia di Thailand Selatan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan sosial dan pendidikan antara masyarakat Aceh dengan komunitas Muslim di kawasan tersebut.

Unida berharap program KKM Internasional tidak berhenti sebagai kegiatan akademik semata, tetapi mampu menjadi jembatan untuk memperluas jejaring kerja sama, memperkenalkan budaya Aceh, serta membangun hubungan kekeluargaan dengan masyarakat di Thailand Selatan.

Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya pulang membawa pengalaman akademik dan sosial dari luar negeri, tetapi juga membawa nilai penting tentang pengabdian, toleransi, keberagaman, dan pentingnya membangun hubungan antarmasyarakat di tingkat internasional.
×
Berita Terbaru Update