Bener Meriah, 30 Agustus 2026, 00.15 WIB - Kebakaran lahan terjadi di Kampung Uning Gelime, Kecamatan Weh Pesam, Kabupaten Bener Meriah, pada Sabtu, 29 Agustus 2026 sekitar pukul 13.35 WIB. Kebakaran tersebut menghanguskan area lahan dengan luas diperkirakan mencapai ±20 hektare. Hingga saat ini, penyebab pasti terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
Peristiwa kebakaran lahan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban terdampak. Selain itu, tidak terdapat warga yang harus mengungsi akibat kejadian tersebut. Meski demikian, luas lahan yang terbakar cukup signifikan sehingga penanganan segera dilakukan untuk mencegah api meluas ke area lainnya serta memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali menyala.
Upaya penanganan dilakukan dengan pemadaman secara manual di area yang terbakar. Petugas dan unsur terkait juga melakukan proses pendinginan untuk memastikan bara maupun titik panas yang masih tersisa dapat dikendalikan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mencegah munculnya kembali kobaran api setelah proses pemadaman.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ir. Bahron Bakti, ST., MT., mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang relatif panas dan kering. Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan karena api dapat dengan mudah menyebar dan menyebabkan kebakaran dalam skala yang lebih luas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan tetap berhati-hati terhadap aktivitas yang dapat memicu munculnya api. Jika menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin sehingga tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujar Bahron Bakti.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan melakukan upaya pencegahan sejak dini. Menurutnya, penanganan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat dalam mengawasi wilayah sekitar dan segera melaporkan setiap potensi kebakaran.
Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan, api akhirnya berhasil dipadamkan. Kondisi terakhir di lokasi kejadian dilaporkan aman dan tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa, korban terdampak, maupun pengungsi. Petugas tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali muncul di sekitar lokasi kebakaran.
Dengan berhasilnya penanganan tersebut, kebakaran lahan di Kampung Uning Gelime, Kecamatan Weh Pesam, Kabupaten Bener Meriah, dinyatakan telah padam. Total lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±20 hektare, sementara penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib.