Menindaklanjuti dibukanya kembali Program Magang Nasional Batch-2 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, AKMIL HUSEN, SE,M.Si menerbitkan surat ajakan resmi https://disnakermobduk.acehprov.go.id/media/2026.08/surat_dukungan_pemagangan_nasional_aceh1.pdf yang ditujukan kepada seluruh pemangku kepentingan terkait program tersebut di wilayah Provinsi Aceh.
Surat ajakan dengan Nomor: 500.15.10/1595 tanggal 20 Agustus 2026 tersebut, ditujukan kepada tiga kelompok sasaran utama. Pertama, seluruh institusi pendidikan tinggi di Provinsi Aceh untuk mendukung dan berperan aktif dalam menyiapkan para alumninya sebagai calon peserta pemagangan. Kedua, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Layanan Kesehatan di Provinsi Aceh untuk berkontribusi sebagai penyelenggara pemagangan, dan Ketiga, seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Provinsi Aceh untuk juga ikut menjadi penyelenggara program pemagangan.
Program Pemagangan Nasional merupakan salah satu dari 8 Paket Kebijakan Stimulus Ekonomi Semester II Tahun 2026, yang dilaksanakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan R.I. dan bertujuan untuk mempersiapkan tenaga kerja Indonesia agar memiliki kompetensi, keterampilan, dan pengalaman kerja yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Melalui program ini, para lulusan perguruan tinggi diberikan kesempatan untuk mengasah kemampuan praktis secara langsung di lingkungan kerja, sehingga lebih siap bersaing di pasar tenaga kerja setelah menyelesaikan masa magang.
Disnakermobduk Aceh menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dunia usaha dan peran masyarakat dalam mensukseskan program ini, mengingat waktu tahapan yang diberikan terbatas Partisipasi aktif dari berbagai pihak diyakini akan memperluas kesempatan magang bagi para lulusan, sekaligus membantu perusahaan dan instansi penyelenggara dalam mempersiapkan calon tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing di masa mendatang.
Dengan diterbitkannya surat ajakan ini, Disnakermobduk Aceh berharap seluruh institusi pendidikan tinggi, BLUD Layanan Kesehatan, dan perusahaan di Provinsi Aceh dapat segera menindaklanjuti dan berpartisipasi aktif dalam Program Magang Nasional Batch-2 Tahun 2026, guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta mengurangi angka pengangguran di Provinsi Aceh.
Sementara pada Program Pemagangan Nasional Batch-1 yang telah berlalu, lebih dari seribu orang lulusan perguruan tinggi di Aceh telah mengisi berbagai peluang magang yang tersedia.
"sebanyak 1.095 muda mudi Aceh, saat ini telah mengisi 632 lowongan magang yang tersedia dan sejak 10 Agustus yang lalu hingga 6 bulan ke depan mereka akan menjalani proses pemagangan di perusahaan atau lembaga yang ada di Aceh" ujar Akmil
"seluruh tahapan yang dijalani oleh peserta maupun perusahaan pada program ini melalui platform SIAPKERJA dari Kemnaker, dan seluruh pembiayaan termasuk uang saku peserta sebesar UMP selama 6 bulan proses magang, juga diakomodir oleh Kemnaker, alias GRATIS !!"
"Jadi, apabila ada oknum yang menawarkan kesempatan untuk bisa ikut magang dengan embel-embel uang atau ada perusahaan yang mencoba memanfaatkan program ini untuk kepentingan pribadi, silahkan lapor ke kami, akan kami tindak tegas" tutup Akmil.