-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Rektor UTU Pelajari Tata Kelola Sistem SIMAKer dan Perpustakaan Modern IPB University

Selasa, 27 Oktober 2026 | Oktober 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-27T08:52:45Z
Bogor – Rektor Universitas Teuku Umar (UTU), Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., mempelajari penerapan Sistem Informasi Manajemen Kinerja (SIMAKer) IPB University sebagai rujukan pengembangan tata kelola kinerja berbasis digital di UTU. Pembelajaran tersebut dilakukan melalui kunjungan ke IPB University, Bogor, Sabtu (24/10/2026), yang juga mencakup peninjauan pengelolaan perpustakaan modern untuk mendukung layanan akademik.

Dalam kunjungan tersebut, Rektor UTU didampingi Wakil Rektor III H. Ibrahim Laweung HS, S.K.M., M.NSc., Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Ir. Herri Darsan, S.T., M.T., serta Ketua Tim Perencanaan Romi Setiawan, S.Pd., M.Pd. Rombongan diterima Kepala Lembaga Manajemen Informasi dan Transformasi Digital (LMITD) IPB University, Ir. Julio Adisantoso, M.Kom.

Perhatian utama rombongan tertuju pada SIMAKer, aplikasi berbasis web yang menggunakan metode Balanced Scorecard untuk memantau, menganalisis, dan melaporkan capaian kinerja unit kerja. Sistem ini mengintegrasikan data dari tingkat departemen, fakultas, hingga unit koordinatif sehingga pimpinan dapat memantau pencapaian indikator kinerja secara real-time sebagai dasar evaluasi dan pengambilan keputusan.

Prof. Nyak Amir mengatakan, pengalaman IPB University dalam mengelola data kinerja menjadi bahan pembelajaran bagi UTU untuk mengembangkan sistem manajemen yang lebih terukur dan terintegrasi.

“Kami melihat langsung bagaimana SIMAKer mengintegrasikan data kinerja unit secara sistematis dan akurat. Model pengukuran terukur seperti ini, dipadukan dengan konsep perpustakaan yang adaptif bagi mahasiswa, akan langsung kami jadikan acuan dalam pembenahan tata kelola dan fasilitas di Kampus UTU Meulaboh,” ujarnya.

Selain mempelajari SIMAKer, rombongan meninjau Perpustakaan IPB University yang menggabungkan area koleksi dengan ruang diskusi dan aktivitas akademik. Penataan tersebut memberikan referensi bagi UTU dalam merancang perpustakaan sebagai ruang belajar multifungsi yang dapat menunjang kegiatan individu, kerja kelompok, dan diskusi mahasiswa.

Kunjungan ini menjadi bahan kajian bagi UTU dalam merencanakan pengembangan manajemen kinerja berbasis digital serta pembenahan fasilitas perpustakaan. Penerapannya akan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kesiapan infrastruktur, dan sumber daya universitas agar pengembangan sistem dan fasilitas dapat mendukung peningkatan kualitas layanan akademik secara terukur.
×
Berita Terbaru Update