-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

UTU Bahas Rencana Peringatan Hari Pahlawan 2026 dengan Kepala Staf Presiden

Jumat, 25 September 2026 | September 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-25T04:27:31Z

Meulaboh - Universitas Teuku Umar (UTU) membawa rancangan Peringatan Hari Pahlawan Nasional 2026 di Provinsi Aceh ke Istana Kepresidenan. Rektor UTU Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., mendatangi Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis (24/9/2026), untuk memaparkan rencana aksi tersebut kepada Kepala Staf Presiden (KSP) RI Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H.

Dalam pertemuan tersebut, Prof. Nyak Amir mengusulkan dua agenda besar di Kabupaten Aceh Barat dan Kabupaten Nagan Raya pada November mendatang. Aksi pertama berupa pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer di Nagan Raya yang dimulai dari Bandara Cut Nyak Dhien ke Masjid Masjid Agung Baitul A’la atau Giok Nagan Raya. Sementara di Aceh Barat, bakal digelar Shalawat dan Zikir Kebangsaan dipusatkan di Kampus UTU yang melibatkan jemaah dalam jumlah masif. Kedua agenda ini disiapkan untuk memecahkan dua rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Rencana mengumpulkan puluhan ribu warga ini diproyeksikan langsung menggerakkan roda ekonomi masyarakat pesisir barat Aceh. Kedatangan ribuan pengunjung dan jemaah disasarkan untuk menghidupkan transaksi di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kuliner lokal, okupansi penginapan, hingga jasa transportasi darat.

“Kedatangan kami untuk memohon arahan Tim KSP terkait rencana Peringatan Hari Pahlawan Nasional 2026 yang akan dipusatkan di Aceh Barat dan Nagan Raya,” ujar Prof. Nyak Amir di sela-sela pemaparan.

Prof. Nyak Amir menjelaskan, pelaksanaan agenda ini mengandalkan kolaborasi erat antara UTU, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, jajaran TNI/Polri, serta para ulama setempat. Melalui perjumpaan lintas elemen ini, Aceh mengirimkan sinyal kedamaian dan kebangsaan ke seluruh pelosok tanah air.

“Ini adalah pesan persatuan dari ujung barat Indonesia. Dari daerah yang pernah berkonflik, kini menjadi etalase nasionalisme yang damai,” kata Prof. Nyak Amir.



Dalam kesempatan yang sama, pihak kampus menyampaikan permohonan agar Presiden Prabowo Subianto hadir langsung memimpin puncak upacara di Bumi Teuku Umar.

“Kehadiran Presiden akan menjadi simbol kuat bahwa Negara Hadir. Hari Pahlawan tidak hanya diperingati di Jakarta, tapi bersama rakyat di daerah. Ini akan menjadi legacy yang sangat membekas bagi masyarakat Aceh,” tutur Prof. Nyak Amir.

Suasana diskusi di ruang kerja KSP berlangsung hangat. Prof. Dudung Abdurachman menyambut positif skema acara yang disusun UTU bersama jajaran pemerintah daerah dan aparat keamanan. Mantan KSAD tersebut menilai gagasan ini efektif menyiarkan kabar kedamaian dari Aceh ke panggung nasional.

Prof. Dudung memastikan poin-poin hasil pertemuan tersebut segera sampai ke meja kerja Kepala Negara.

“Saya akan membawa pesan dan harapan Rektor UTU beserta tim kepada Presiden Prabowo Subianto, terlebih kegiatan ini digelar pada momen peringatan Hari Pahlawan,” tegas Prof. Dudung.



Dalam rombongan delegasi Aceh tersebut, Prof. Nyak Amir didampingi oleh Rektor UTU periode 2014–2022 Prof. Dr. Jasman J. Ma’ruf, S.E., M.B.A., WR bidagn Kemahasiswaan dan Alumni UTU, H. Ibrahim Laweung, SKM., MNSc., Kabag Duk Ops Binda Aceh Kolonel Inf Catur Budi Andrijianto, S.Sos., M.H., Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., Bupati Nagan Raya Dr. T.R. Keumangan, S.H., M.H., serta Danrem 012/TU Kolonel Inf Windarto, S.Sos., M.M. Pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan ini menjadi pijakan awal sebelum rangkaian teknis di lapangan dimulai.
×
Berita Terbaru Update