BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Syariat Islam menggelar Pekan Dakwah Kolaborasi selama dua hari, Rabu hingga Kamis besok. Kegiatan yang menghadirkan Ustadzah Aisyah Farid BSA sebagai pengisi utama ini dilaksanakan di tiga lokasi berbeda di Banda Aceh, Rabu (23/9/2026).
Tiga agenda tersebut meliputi Ceramah Maulid Umum bagi Perempuan di Amel Convention Hall, Blang Oi, Bedah Buku berjudul “Jangan Sedih” di UIN Ar-Raniry, serta dakwah dan pembinaan bagi warga binaan di Lapas Perempuan Lhoknga.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengatakan bahwa gerakan dakwah merupakan salah satu komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam membangun kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
“Gerakan dakwah menjadi komitmen kami. Karena itu, dakwah tidak boleh hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh stake holder” ujar Illiza.
Menurutnya, semangat tersebut kemudian diwujudkan melalui konsep Dakwah Kolaborasi yang telah diluncurkan Pemerintah Kota Banda Aceh beberapa waktu lalu.
“Berkolaborasi dalam dakwah adalah tagline yang telah kami luncurkan beberapa waktu lalu. Bagi kami, dakwah akan semakin kuat ketika dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa saja untuk menghidupkan syiar Islam di Kota Banda Aceh,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Alimsyah, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan Pekan Dakwah Kolaborasi dirancang tidak hanya dalam bentuk ceramah umum, tetapi juga dalam bentuk lainnya.
“Ustadzah Aisyah Farid selain mengisi ceramah Maulid Umum bagi perempuan, juga akan melaksanakan bedah buku bagi mahasiswi di UIN Ar-Raniry serta safari dakwah bagi warga binaan di Lapas Lhoknga. Ini menjadi bagian dari upaya kita menghadirkan dakwah secara lebih luas dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat,” kata Alimsyah.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Dinas Syariat Islam untuk memperluas ruang dakwah sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan pemahaman keislaman, serta membangun semangat bersama dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai syariat Islam di Kota Banda Aceh,” ujarnya.
Untuk jadwal, pada Rabu 23 September 2026 pukul 09.30-13.00 WIB dilaksanakan Ceramah Maulid Umum di Amel Convention Hall dengan tema “Perempuan Hebat, Keluarga Kuat, Generasi Berkualitas”. Dilanjutkan pukul 14.00 WIB Bedah Buku “Jangan Sedih” di Aula Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Rangkaian kegiatan akan berlanjut Kamis besok pukul 08.30 WIB dengan agenda dakwah dan pembinaan bagi warga binaan di Lapas Perempuan Lhoknga.
Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga Banda Aceh tetap sebagai kota yang kuat syariatnya, kokoh keluarganya, dan berkualitas generasinya.