-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Rumah Amal USK Salurkan 44 Hewan Kurban hingga Daerah Terdampak Bencana, 1.916 Warga Terima Manfaat

Selasa, 02 Juni 2026 | Juni 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-02T03:32:14Z
Banda Aceh - Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala (USK) menyalurkan sebanyak 44 ekor hewan kurban pada Idul Adha tahun ini. Program tersebut menjangkau 12 desa di Aceh, termasuk sejumlah daerah terdampak bencana, dengan total penerima manfaat mencapai 1.916 orang.

Distribusi terbesar dilakukan di lingkungan kampus USK dengan total 852 paket daging kurban.

Penyaluran juga menyebar ke berbagai wilayah di Aceh, seperti Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tengah, hingga Aceh Tamiang. Desa Dayah Usen (Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya) menerima 107 paket, Blang Panjoe (Kecamatan Kuta Blang, Bireuen) memperoleh 260 paket, dan Desa Jamat (Aceh Tengah) menerima 131 paket. Sementara di Aceh Tamiang, penyaluran dilakukan dalam bentuk hewan kurban hidup, masing-masing satu ekor di Desa Air Tenang, Babussaadah, Babo Salam, dan Pengidam.

Pelaksanaan penyembelihan melibatkan Juru Sembelih Halal (Juleha) serta Sentra Pelayanan Penyembelihan Hewan Qurban (SPPHQ) dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) USK, sehingga seluruh prosesnya terjamin sesuai syariat Islam dan standar kesehatan hewan.

Penyerahan hewan kurban dilakukan secara simbolis oleh Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., kepada perwakilan penerima manfaat dan pengurus Rumah Amal USK sebelum proses distribusi ke berbagai daerah sasaran dimulai.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan bahwa ibadah kurban merupakan sarana penting untuk mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat luas.

“Kurban mengajarkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi. Universitas Syiah Kuala berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan. Kami berharap distribusi kurban ini dapat memberikan kebahagiaan, terutama bagi warga di daerah terdampak bencana serta kelompok rentan yang membutuhkan perhatian bersama,” ujar Rektor.

Mengusung tema Green Qurban, Rumah Amal USK juga memperkenalkan inovasi ramah lingkungan melalui penggunaan daun jati sebagai pembungkus daging serta tote bag yang dapat digunakan kembali. Langkah ini menjadi simbol komitmen kampus dalam mengintegrasikan nilai keberlanjutan dengan praktik ibadah.

Program ini tidak hanya memperkuat solidaritas sosial, tetapi juga menegaskan peran USK sebagai pusat pendidikan dan kemanusiaan yang konsisten berdampak bagi masyarakat. 
×
Berita Terbaru Update