BANDA ACEH – Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh dengan menggelar kegiatan donor darah yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai, mitra kerja, serta masyarakat umum di Kantor Dinas Sosial Aceh, Kamis (16/7/2026).
Mengusung tema “Siapkan Donasi Terbaik Buat Mereka”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Aceh dalam memperkuat aksi kemanusiaan, membangun budaya gotong royong, serta membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi pasien yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Banda Aceh dan Aceh Besar.
Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, S.KM., M.KM., mengatakan bahwa donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian yang sederhana, namun memiliki manfaat yang sangat besar bagi keselamatan jiwa seseorang.
"Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh ASN, mitra kerja, dan masyarakat untuk bersama-sama mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi sesama. Donor darah bukan sekadar mendonorkan darah, tetapi juga wujud kepedulian, empati, dan solidaritas sosial yang dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain. Setiap tetes darah yang disumbangkan memiliki arti penting dan menjadi harapan bagi mereka yang sedang berjuang untuk pulih dari sakit," ujar Budi Afrizal.
Menurutnya, kegiatan donor darah juga sejalan dengan semangat pelayanan sosial yang terus dihadirkan Dinas Sosial Aceh dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan darah, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah, dunia usaha, organisasi sosial, dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para pendonor, panitia menyediakan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari sertifikat donor darah, doorprize, hiburan, hingga layanan pijat gratis yang diberikan oleh para binaan penyandang disabilitas dari UPTD Panti Sosial Disabilitas Beujroh Meukarya Dinas Sosial Aceh.
Budi menjelaskan, keterlibatan para binaan panti merupakan bagian dari upaya pemberdayaan penyandang disabilitas agar memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan dan keterampilan yang mereka miliki kepada masyarakat.
"Kami ingin setiap kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya menghadirkan manfaat melalui aksi donor darah, tetapi juga membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi aktif, meningkatkan rasa percaya diri, serta menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi yang luar biasa jika diberikan ruang dan kesempatan," katanya.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan kehadiran Bazar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Sosial Aceh yang menyediakan beragam makanan dan minuman bagi peserta maupun pengunjung. Partisipasi DWP menjadi bentuk dukungan nyata dalam menyukseskan kegiatan sosial sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan Dinas Sosial Aceh.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Aceh, Michael Octaviano, S.STP., menyampaikan bahwa darah yang terkumpul dari kegiatan tersebut akan disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pasien di 15 rumah sakit yang berada di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar.
"Setetes darah yang kita donorkan hari ini dapat menjadi harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang melawan sakit. Hasil donor darah yang terkumpul nantinya akan dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan pasien di 15 rumah sakit yang tersebar di Banda Aceh dan Aceh Besar. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi seluruh pendonor. Barakallah," ujar Michael.
Melalui kegiatan ini donor darah menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas sosial, serta pelayanan publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, organisasi, dunia usaha, dan masyarakat, Pemerintah Aceh terus mendorong tumbuhnya budaya gotong royong dan kepedulian sosial sebagai fondasi pembangunan Aceh yang lebih inklusif, berdaya, dan sejahtera.