-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kolaborasi UINSU, UIN Ar-Raniry, dan BPSDM Aceh Perkuat Peran Riset dalam Pengambilan Kebijakan

Senin, 15 Juni 2026 | Juni 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-15T09:29:54Z
Banda Aceh – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sumatera Utara (UINSU) Medan bekerja sama dengan Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Pemerintah Aceh melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) menggelar Diseminasi Riset bertajuk Aceh Kontemporer di Banda Aceh, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Transformasi Komunikasi Publik, Pembangunan, Media, dan Dakwah dalam Penguatan Peran Pemerintah dan Masyarakat untuk Aceh Berkemajuan yang Islami, Bermartabat, dan Berkelanjutan.”

Dekan FDK UINSU, Prof Hasan Sazali MA dalam sambutannya mengatakan pentingnya forum diseminasi riset sebagai sarana menghubungkan hasil penelitian dengan kebutuhan kebijakan dan perubahan sosial. Menurutnya, pengetahuan yang dihasilkan dari riset perlu memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPSDM Aceh menekankan pentingnya transformasi hasil riset menjadi kebijakan yang berdampak bagi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa BPSDM memiliki program LINKA (Lingkar Inkubasi Kebijakan) yang sejalan dengan semangat kolaborasi akademik tersebut.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman, yang turut hadir dalam kegiatan itu mendorong agar kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah terus diperkuat secara berkelanjutan.

Diseminasi riset dibagi ke dalam tiga klaster utama. Klaster pertama mengangkat tema Komunikasi Syariat Islam, Dakwah, dan Otoritas Keagamaan yang membahas eksistensi perempuan di ruang publik, citra syariat Islam, komunikasi Wilayatul Hisbah, serta strategi penguatan syariat Islam.

Klaster kedua mengusung tema Media Digital, Pendidikan, Budaya, dan Transformasi Identitas Aceh. Pembahasannya meliputi etika digital, pendidikan Islam, kepemimpinan pesantren, perlindungan anak, dan ketahanan akademik.

Sementara itu, klaster ketiga membahas Komunikasi Politik, Perdamaian, dan Pembangunan Aceh. Berbagai riset yang dipaparkan menyoroti komunikasi politik, perdamaian Aceh, regulasi produk halal, serta dinamika politik lokal dan nasional.

Para presenter berasal dari alumni Program Doktor FDK UINSU dan Pascasarjana UIN Ar-Raniry yang juga merupakan akademisi serta peneliti Aceh.

Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof Eka Srimulyani PhD berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut dan memperkuat jejaring akademik antarlembaga.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan SKPA, analis kebijakan BPSDM Aceh, pimpinan UINSU dan UIN Ar-Raniry, serta dosen dan mahasiswa Pascasarjana dari kedua perguruan tinggi. 
×
Berita Terbaru Update