Banda Aceh – Memeriahkan Milad ke-63 Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, berbagai perlombaan digelar pada Sabtu (31/10/2026). Rangkaian kegiatan tersebut meliputi lomba memasak Kuah Pliek, mewarnai, dan ketangkasan anak berupa memasukkan pipet ke dalam botol.
Ketiga perlombaan berlangsung di kawasan Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Ar-Raniry. Lomba memasak Kuah Pliek dan memasukkan pipet ke dalam botol dilaksanakan di halaman depan Gedung LP2M, sementara lomba mewarnai berlangsung di lantai dua gedung tersebut.
Lomba memasak Kuah Pliek diikuti oleh perwakilan fakultas dan unit kerja di lingkungan UIN Ar-Raniry. Peserta berasal dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Fakultas Psikologi (FPsi), Fakultas Kedokteran (FK), Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (AAKK), serta Pascasarjana.
Para peserta menyajikan salah satu kuliner tradisional Aceh tersebut dengan berbagai rempah dan menu pendamping khas daerah, seperti telur asin, ikan asin, serta nasi bu kulah yang dibungkus menggunakan daun pisang.
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Mujiburrahman, dalam kunjungannya ke sejumlah stan perlombaan menyampaikan bahwa Kuah Pliek merupakan salah satu makanan khas Aceh yang kerap disajikan dalam berbagai kesempatan, termasuk ketika menerima tamu maupun dalam acara pesta.
“Ini adalah masakan khas Aceh yang disajikan dalam setiap hidangan. Misalnya, ketika kita bertamu ke rumah orang Aceh, baik dalam acara pesta dan sebagainya, menu ini selalu menjadi salah satu menu favorit,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa perlombaan memasak tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan dalam rangka memperingati Milad UIN Ar-Raniry. Menu yang dilombakan nantinya dapat berganti setiap tahun dengan mengangkat berbagai makanan tradisional Aceh lainnya.
“Rencana kita, setiap tahun dalam rangka memperingati milad, perlombaan masak-memasak ini akan kita lakukan. Menunya mungkin berganti-ganti. Tahun ini Kuah Pliek, kemudian tahun depan mungkin kita akan ambil menu yang lain,” tambahnya.
Berdasarkan hasil perlombaan, FEBI berhasil meraih juara pertama, disusul Fakultas Sains dan Teknologi sebagai juara kedua, serta Fakultas Ushuluddin dan Filsafat sebagai juara ketiga.
Selain lomba memasak, kemeriahan Milad ke-63 juga diisi dengan perlombaan yang melibatkan anak-anak. Lomba memasukkan pipet ke dalam botol diikuti oleh 60 peserta berusia 7–12 tahun. Sementara itu, lomba mewarnai diikuti oleh 46 peserta berusia 4–6 tahun.
Kedua perlombaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, konsentrasi, dan ketangkasan melalui aktivitas yang dikemas dalam suasana perlombaan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, perayaan Milad ke-63 UIN Ar-Raniry tidak hanya menjadi ajang kebersamaan keluarga besar universitas, tetapi juga menghadirkan ruang untuk memperkenalkan kekayaan kuliner tradisional Aceh serta melibatkan anak-anak dalam kegiatan kreatif dan edukatif. [ ]