Kota Jantho – Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. Syukri A. Jalil, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk membangun daerah yang inklusif, ramah bagi penyandang disabilitas, sekaligus tangguh menghadapi berbagai potensi bencana.
Hal itu disampaikan Drs. Syukri A. Jalil saat membuka secara resmi kegiatan Pemetaan Kebijakan Menuju Aceh Besar yang Inklusif Disabilitas dan Tangguh Bencana di Hotel The Pade, Darul Imarah, Aceh Besar, Kamis (10/9/2026).
Wakil Bupati Aceh Besar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Forum Bangun Aceh (FBA) serta semua pihak yang telah menggagas kegiatan dan ikut berpartisipasi.
Menurutnya, program yang dijalankan FBA memiliki keterkaitan erat dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, khususnya dalam bidang pendidikan, kebencanaan, peningkatan ekonomi masyarakat dan pemberdayaan penyandang disabilitas.
“Yang inklusif artinya kita semua tidak dibolehkan untuk membeda-bedakan sesama manusia, apakah dia disabilitas ataupun tidak. Kita tidak boleh membeda-bedakannya,” tegasnya.
mulai dari sosial, pangan, lingkungan, pelayanan publik hingga pemberdayaan masyarakat.
Karena itu, ia mendorong adanya roadmap bersama yang melibatkan pemerintah daerah, FBA, organisasi masyarakat serta penyandang disabilitas. Langkah tersebut diharapkan menghasilkan kebijakan yang lebih konkret dan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dihadiri Plt Kepala DPMG Aceh Besar Jakfar, Kepala Bappeda Aceh Besar Agus Husni, Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil, Kepala Dinas Pangan Alyadi, Plt Kepala Dinas Sosial, dan unsur terkait lainnya.
Melalui kegiatan pemetaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama FBA berharap berbagai kebijakan yang telah ada dapat dipetakan, diperkuat dan diterjemahkan menjadi langkah nyata.
Kolaborasi pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat perlindungan penyandang disabilitas sekaligus membangun masyarakat yang lebih siap menghadapi risiko bencana.(**)