BANDA ACEH – Sebanyak lima mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh dinyatakan lulus seleksi Program Full-Time Student Exchange (Pertukaran Pelajar) di INTI International University, Malaysia. Program pertukaran mahasiswa tersebut berlangsung selama tiga bulan, mulai 1 Juni hingga 30 Agustus 2026.
Kegiatan ini merupakan implementasi lanjutan kerja sama (MoU) dengan kampus bereputasi global mitra UIN Ar-Raniry. Langkah ini sejalan dengan target Rencana Strategis (Renstra) UIN Ar-Raniry untuk mencapai reputasi internasional di Asia pada tahun 2029.
INTI International University berada di peringkat 509 World University Ranking dan 122 Asia Ranking versi QS, serta masuk dalam 50 kampus terbaik dalam pengelolaan mahasiswa internasional.
Persiapan administrasi, coaching, hingga pre-departure briefing lintas imigrasi kedua negara telah berjalan sejak akhir Desember 2025. Proses ini dikoordinasikan langsung oleh Kepala Pusat Layanan Internasioan (PLI) UIN Ar-Raniry, Prof Saiful Akmal, bersama Puan Nasrah Abd. Gani, mitra dari INTI International University Malaysia untuk menjamin kelancaran akademik mahasiswa selama di sana.
Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Mujiburrahman, turut menyampaikan apresiasi atas pencapaian prestasi internasional para mahasiswa tersebut.
“Saya mengucapkan selamat atas kelulusan para mahasiswa dalam Program Full-Time Student Exchange di INTI International University, Malaysia. Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menyerap ilmu, memperluas jejaring global, serta membawa nama baik almamater di kancah internasional,” ujarnya.
Lima mahasiswa tersebut yaitu:
1. Siti Dian Natasya Solin (Prodi S2 Hukum Keluarga, Program Pascasarjana)
2. Nawalul Azka (Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan)
3. M. Rihanuljinan Mubarak (Prodi S1 Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam)
4. Gibriel Aulia Zikrullah (Prodi S1 Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam)
5. Mohd. Nabiel Alkhatir (Prodi S1 Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam).