ACEH — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, melakukan pengecekan lapangan sekaligus memimpin rapat koordinasi terkait persiapan kunjungan Presiden RI, Prabowo Subianto, ke Aceh, Jumat (20/3/2026).
Kegiatan ini difokuskan untuk memastikan kesiapan sejumlah agenda utama Presiden selama berada di Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang, agar berjalan optimal, terkoordinasi, dan tanpa hambatan berarti.
Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Bupati Aceh Tamiang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat. Kehadiran unsur pimpinan daerah ini menjadi bagian dari konsolidasi lintas sektor guna memastikan kesiapan teknis dan nonteknis di lapangan.
Rapat koordinasi yang melibatkan pemerintah daerah dan Forkopimda membahas secara rinci rencana pelaksanaan Shalat Idul Fitri yang dijadwalkan berlangsung di Masjid Darussalam Aceh Tamiang. Agenda tersebut direncanakan menjadi salah satu rangkaian utama kunjungan Presiden di wilayah tersebut.
Selain pelaksanaan Shalat Id, Presiden juga diagendakan untuk bersilaturahmi dan melakukan ramah tamah dengan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan hunian sementara (huntara) sebagai bagian dari perhatian pemerintah terhadap masyarakat terdampak bencana.
Wakil Gubernur Aceh menegaskan bahwa kunjungan Presiden ini merupakan momentum strategis yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh pemangku kepentingan daerah.
“Seluruh pihak harus memastikan kesiapan secara menyeluruh, baik dari sisi fasilitas, pelayanan, maupun koordinasi lapangan, sehingga kunjungan Presiden berjalan lancar dan memberi kesan positif bagi masyarakat,” ujar Fadhlullah.
Senada dengan itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya perencanaan yang detail dan terukur, termasuk aspek teknis pelaksanaan, pengamanan, serta kenyamanan masyarakat yang akan mengikuti rangkaian kegiatan.
“Koordinasi harus solid. Setiap detail perlu diperhatikan, mulai dari pengamanan hingga alur kegiatan, agar seluruh agenda Presiden dapat terlaksana dengan baik,” tegas Tito.
Pemerintah Aceh bersama pemerintah pusat saat ini terus melakukan pemantauan intensif dan penguatan koordinasi lintas sektor. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian kunjungan Presiden dapat berjalan aman, tertib, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat pascabencana.