Banda Aceh — Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh memaparkan sejumlah produk inovasi dalam Rapat Kerja (Raker) 2026 yang digelar di Auditorium Ali Hasjmy, Kamis (12/2/2026). Forum tahunan itu mengusung tema “Resiliensi BLU dan Akselerasi Rekognisi Global”.
Rektor UIN Ar-Raniry, Mujiburrahman mengatakan penguatan kemandirian kampus sebagai Badan Layanan Umum (BLU) perlu ditopang inovasi yang relevan dengan kebutuhan pasar global.
“Kita sedang berada dalam masa peralihan BLU yang harus kuat dan sejalan dengan tujuan nasional. Penguatan ekonomi kampus melalui produk inovasi menjadi langkah nyata untuk menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Kepala Pusat Bisnis UIN Ar-Raniry, Hendra Saputra, memaparkan sejumlah produk hasil karya sivitas akademika yang diarahkan menuju tahap komersialisasi. Produk tersebut meliputi Heedu Perfume, Oen Murong Hand Body and Serum, serta Rice Bran (bekatul).
Pembahasan inovasi menjadi bagian dari agenda penyusunan Rencana Strategis (Renstra) kampus yang dipandu Kamaruzzaman bersama tiga dosen pakar lainnya. Dalam forum itu, peningkatan rekognisi global disebut akan ditempuh melalui penguatan riset yang berdaya saing internasional.
Menutup kegiatan, Kamaruzzaman menyatakan optimisme terhadap target institusi dalam beberapa tahun ke depan.
“Insya Allah, kami yakin melalui langkah ini UIN Ar-Raniry dapat mencapai target 2029 sebagai kampus yang mandiri secara finansial, tangguh secara organisasi, inovatif, dan memberi dampak nyata,” katanya.