-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Polres Aceh Barat Intensifkan Patroli dan Pengecekan Lahan Kering, Antisipasi Potensi Karhutla di Wilayah Hukumnya

Selasa, 10 Februari 2026 | Februari 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-10T06:17:06Z
Meulaboh – Guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi cuaca panas dan minim curah hujan, Polres Aceh Barat terus meningkatkan kegiatan patroli serta pengecekan lahan kering di wilayah-wilayah yang berpotensi rawan terbakar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (09/02/26) sekitar pukul 09.30 WIB, diawali dengan apel kesiapan di Polres Aceh Barat sebelum pelaksanaan patroli lapangan menuju Gampong Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.

Patroli ini dipimpin oleh Padal Polres Aceh Barat, AKP Supianto, dan diikuti oleh Kasubbagkerma Bagops Polres Aceh Barat, Iptu Evi Ariadi, KBO Satbinmas Polres Aceh Barat, Ipda Jeffi Ariandi, serta sejumlah personel gabungan Polres Aceh Barat.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Padal Polres Aceh Barat, AKP Supianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri untuk memastikan wilayah hukum Polres Aceh Barat tetap aman dari ancaman kebakaran lahan. Menurutnya, patroli tersebut tidak hanya difokuskan pada pengawasan lokasi rawan, tetapi juga pada pemberian sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

“Patroli ini merupakan langkah pencegahan dini. Kami memastikan tidak ada titik api aktif di lapangan, sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar memahami dampak serius dari pembakaran lahan. Pencegahan akan jauh lebih efektif dibanding penanganan ketika api sudah meluas,” ujar AKP Supianto.

Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi lahan terbuka dan semak belukar di wilayah Gampong Suak Raya terpantau aman dan terkendali. Area yang sebelumnya mengalami kebakaran telah dilakukan proses pemadaman dan pendinginan hingga api benar-benar padam. Hasil pengecekan juga memastikan tidak ada titik panas (hotspot) aktif maupun kepulan asap di lokasi tersebut.

Selain itu, personel juga berkoordinasi dengan aparatur gampong serta masyarakat sekitar untuk memperkuat sistem deteksi dini apabila muncul tanda-tanda kebakaran. Masyarakat diimbau agar segera melapor kepada pihak kepolisian apabila melihat aktivitas pembakaran, baik di lahan pertanian, semak belukar, maupun lahan gambut.

AKP Supianto menambahkan bahwa kegiatan patroli ini akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan oleh Polres Aceh Barat sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla di musim kemarau. Upaya ini juga merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga lingkungan hidup serta mendukung program pemerintah terkait pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan.

“Kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat. Pencegahan karhutla bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama demi keselamatan lingkungan dan kesehatan warga,” tuturnya.

Kegiatan patroli dan pengecekan lahan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB, dengan hasil situasi aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya potensi kebakaran lanjutan di wilayah pemantauan, sementara masyarakat menunjukkan respons positif terhadap kehadiran petugas di lapangan.
×
Berita Terbaru Update